Eco Racing penghemat BBM, Ir Febrian tak paham HC?

Eco racing penghemat BBM? Kata siapa? Ya kata pemilik perusahaan. Gak heran. Wajarlah namanya juga orang usaha. Tapi walaupun wajar, tak ada salahnya kita bahas supaya kita paham.

Hasil uji Emisi Eco Racing

Eco Racing penghemat BBM

Ada bukti uji emisi Eco Racing bisa menghemat bahan bakar

Bohong

eco racing penghemat bbm
Bukti hasil uji emisi yang dijadikan dasar Eco RAcing Hemat BBM 70%

Itu videonya di bawah. Kata Ir. Febrian, Kadar HC berkurang 70%, jadi menghemat BBM hingga 70%

Ngaco. Turunnya HC itu sama sekali bukan berarti hemat BBM

Memang HC itu apa?

HC di gas buang itu adalah hydro carbon alias bensin yang tak terbakar lalu terbuang sampai keluar dari knalpot.

Kan makin banyak bensin tak terbakar dan terbuang jadi boros?

Ya kalau yang terbuang itu jumlahnya literan. Yang terbuang kecil sangat. Ukurannya saja ppm, part per million supaya angkanya kelihatan. Kalau disebut kadar HC 83 ppm, itu berarti di setiap 1 liter gas, ada 0,000083 liter HC. Alias 0,083 mili liter HC.

Perbandingan antara HC di gas buang dengan total bensin yang dipakai itu seperti upil dan berat badan orang.

Mengatakan HC 70% lebih sedikit berarti konsumsi BBM turun 70% itu sama saja mengatakan upil berkurang 70% membuat berat badan turun 70%. Ngaco? Silahkan tertawa seperti di video ini.

Eco Racing Penghemat BBM jadi pada ketawa

Lagian juga, orang ngukur HC itu bukan masalah fuel economy, tapi polusi. Kalau masalah ekonomi, itu bisa diabaikan. Sama saja kita mengabaikan jatuhnya upil terhadap berat badan.

Jadi tak ada korelasi antara kadar HC gas buang dengan konsumsi bahan bakar?

Tingginya kadar HC bisa jadi tanda masalah mesin. Mungkin masalah pengapian atau yang lain. Bisa baca disini. Bisa jadi mengakibatkan pemborosan BBM pada perhitungan akhir. Bisa jadi, tapi Belum tentu. Perlu ada penelitian. Kalaupun ada, prosentasinya pasti beda dengan prosentasi penurunan ataupun kenaikan emisi HC. Pastinya, total konsumsi BBM juga harus diukur, tidak seperti Ir. Febrian yang tidak mengukur total konsumsi BBM tapi menyimpulkan penghematan dari BBM dengan metoda upil.

Insinyur Teknik Kimia ITB tak paham HC?

Aduh. janganlah sebut insinyur ITB. Itu penghinaan. Lagian dia tak lulus dari ITB. Kasian rektornya kalau baca bisa nangis. Tapi saya yakin dia sebetulnya paham. Begitu-begitu kan pernah kuliah jurusan Teknik Kimia. Menuduh anak Teknik Kimia tak paham emisi HC sama saja menuduh anak pesantren tak bisa ngaji.

Kalau paham dia sengaja bohong dong? Supaya banyak orang tertarik ikut bisnis Eco Racing?

Ya masa penampilan santri begitu bohong. Slogannya saja Go berkah anti riba. Islami banget. Berbaik sangka saja. Mungkin dia hanya berniat khilaf.

Begitulah memang kelakuan bandar moneygame.

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"