EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar

EDC Cash penipuan berskema ponzi? 100%. Tak perlu jadi jadi orang jenius untuk menyimpulkan begitu. Investasi cryptocurrency maupun nambang cryptocurrency tak ada yang bisa kasih untung fix yang besar. Titik.

Mengapa EDC Cash Penipuan

Karena yang ditambang adalah coin sampah

Pertama, karena mereka bilang EDC Cash adalah bisnis menambang cryptocurrency yang bernama EDC Blockchain. EDC Blockchain sendiri adalah penipuan. Kalaupun tidak bisa dibilang penipuan, EDC Blockchain adalah coin sampah. Tak ada bedanya dengan coin sampah lokal seperti wincash coin. Lihatlah harganya yang maha lucu.

Jangan heran lihat grafik di atas. Itu bukan grafik blank, bukan kesalahan Coingecko. Itu karena Harga awal turun super drastis dari awal terbit sampai sekarang. Dari 1,73 USD menjadi 0.00049566 USD. Itu koma-komanya dikopi langsung dari Coingecko. Dengan kata lain harga terjun bebaas dari 24.000 (dua puluh empat ribu) rupiah menjadi 7 rupiah.

Tangkapan layar dari Coingecko, 6 Mei 2020, harga 0,00049 USD alias 7 Rupiah.

ROI-nya mendekati minus 100%. Jadi, orang yang invest EDC Blockchain 100 juta rupiah saat pada agustus 2016, uangnya sekarang akan menjadi….30 ribu perak saja.

Jadi, EDC Blockchain itu coin sampah. Orang bilang shit coin. Saya bilang coin sampah. Menipu? Ya. Menipunya adalah saat menentukan harga di awal yang gila-gilaan. Entah ditentukan sendiri atau direkayasa. Dan waktu akhirnya menentukan bahwa coin itu tak ada nilainya.

Lalu EDC Cash menyebut dirinya bisnis penambangan EDC Blockchain. Lha kok ada bisnis menambang sampah? Situ waras? Ditambah lagi kalau melihat volume perdagangannya yang menyedihkan. Seluruh dunia hanya beberapah puluh ribu dollar sehari. Volume segitu nambangnya dapat berapa?

Karena tak ada bisnis penambangan cryptocurrency dengan untung tetap

Kalau ini sebetulnya tak perlu dijelaskan panjang lebar. Menambang cryptocurrency betulan saja tak bisa stabil dan keuntungannya seupil dibanding modal. Mana bisa menambang coin sampah bisa untung fix dan besar? Sekali lagi, situ waras?

Baca disini tentang menambang bitcoin: 10 Milyar dengan menambang.

Lalu dari mana EDC Cash memberi keuntungan 0,5% sehari?

Kalau kita ikut jadi member EDC cash, bayar 5 juta perak, lalu pendaptannya akan seperti ini (baca kolom pertama saja kalau tak mau pusing).

Janji EDC Cash penipuan skema ponzi

Darimana EDC Cash bayar keuntungan? Tidak dari mana-mana. Dari uang member sendiri. Member lama akan mendapat keuntungan bersih kalau ada member baru yang bergabung. Kalau tak ada member baru, tak dapat untung. Malah buntung. Juga kalau member baru semakin sedikit, buntung.

Itulah yang disebut arisan berantai alias skema ponzi. Sama dengan E-Dinar, BTC Panda atau sederet binsis blockchain penipuan lainnya.

Apakah akan bubar?

100% pasti. Cuma masalah waktu. Skema ponzi membutuhkan member baru lebih banyak dari waktu ke waktu. Saatnya nanti jenuh. Kenapa? Karena jumlah orang bodoh itu terbatas. Pun kalau semua orang di dunia adalah orang bodoh dan mau ikut EDC Cash, pasti bubar juga. Sebab jumlah penduduk dunia terbatas. Pada akhirnya tak bisa memenuhi kebutuhan adanya member baru yang terus membengkak.

Ini yang akan dilakukan dedengkot penipu EDC Cash saat bubar

Saat tak ada ada member baru, atau member baru sudah makin sedikit, EDC Cash tak akan mampu membayar keuntungan member. Lalu bagaimana caranya para dedengkot penipuan berkelit?

Mereka menerbitkan cryptocurrency baru. Namanya EDCCB, EDC cash blockchain. Jangan pusing dengan namanya. Itu suka-suka penipu saja. Dan mereka sengaja memusingkan orang. Ada EDC Block Clain (yang adalah coin sampah), ada EDC Cash (yang adalah semacam token untuk komunitas penambang coin sampah), lalu terbit lagi crypto baru yang gelinya seperti balik ke nama coin sampah: EDC Cash Block Chain atau EDCCB.

edccb, crypto baru besutan EDC Cash
Tampilan website EDCCB (EDC Cash Blockchain) besutah EDC Cash
https://www.edccblockchain.com/

Nantinya, EDC Cash akan di konversi menjadi EDCCB. EDCCB harga awalnya akan kurang lebih sama dengan EDC Cash. Tapi…nanti dilepas bebas di market. Jangan heran, banyak market abal-abal yang menerima crypto abal-abal untuk diperjual belikan. Begitu dilepas di market, harga EDCCB akan terjun bebas. Member pun melongo. Begitulah yang besar kemungkinan terjadi. Sama dengan dedengkot Give4Dream yang melepas Wincash coin ke market abal-abal lalu nilainya terjun bebas.

Para member yang tadinya merasa dapat untung tiba-tiba saja buntung. Harga EDCCB yang tadinya kurang lebih sama dengan EDC Cash lalu tinggal beberapa perak.

Dedengkot penipu pun akan dengan santai bilang: Itu kan tergantung supply and demand bro.

Jadi, untuk para member EDC Cash, bila ada rayuan atau malah pemaksaan untuk penukaran EDC Cash menjadi EDCCB, waspada. Itu tanda-tanda bahwa EDC Cash tak bisa lagi membayar keuntungan.

Profit dari member baru? Mereka bilang dari hasil nambang coin yang namanya EDC Blockchain di cloud? Malu saya menjawabnya. Mana ada nambang coin bisa yakin untuk sebesar itu itu dengan modal hanya 5 juta di awal dan 300 ribu sebulan? Fix pula. Sebagai gambaran dan penjelasan tentang tambang menambang, mungkin bisa baca ini: 10 Milyar dengan menambang.

Antara EDC Cash, E-dinar, MMM dan D4F

Dari gaya menjanjikan keuntungannya, EDC Cash ini juga mirip E-Dinar. Fix profit setiap bulan. Nama dan pola penipuannya ada kesamaan. Sama sama pakai embel-embel ED, E Dinar. Pantaslah kalau curiga ini lagir dari penipu yang sama.

Penipuan E-Dinar, Paman dari EDC Cash.

Jadi di suatu masa yang telah lalu, di paruh akhir 2016, ada komplotan orang pura-pura bikin coin digital. Dia kasih nama E-dinar. Ada arab-arabnya pasti muslim Indo pada suka. Kesannya syariah gitu.

Mula pertama, tentu promosi profit. Fix 0,65% sehari, atau sekitar 20% sebulan profitnya. Orang yang ngerti cryptocurrency pada ketawa, bodo amat. Kan ketawanya tak terdengar target korban mereka.

Adanya janji profit ditambah ada upacara-upacara heboh dan berita dari koran-koran yang wartawannya gaptek, Orang pun terkesima. Orang pada beli. Berharap keuntungan 20% coin sebulan. Apakah benar? Memang benar kalau dalam mata uang e-dinar. Tapi begitu dirupiahkan, malah jeblok.

Contoh: Investasi 10 juta rupiah beli edinar 1 oktober 2016. 1 Juli 2017 jadi 24 juta. Betul. Tapi 24 juta itu dalam e-dinar. Nilai perbandingan nilai e-dinar akhir / awal perioda = 1/10. jadi, dapat rupiah akhirnya cuma 2,4 juta. Modalnya 10 juga. Tekor bro.

Chart USD E Dinar, Oktober 2016 – Juni 2017. Yes itis cherry picky, supaya memudahkan penjelasan saja. Faktanya memang hanganya sampai sekarang sekitar 0,02 USD juga. Diambil dari Coinmarketcap.com

Kenapa harga bisa turun? Bandarnya bilang, mekanisma pasar bro. Sembari tertawa dalam hati, ‘mau aje lu gue boongin’. Shitcoin seperti E-dinar itu sama sekali tak ada jaminan bahwa fluktuasi harga tak direkayasa oleh komplotan pendirinya.

Ini ada artikel pemain cryptocurrency yang mengungkapkan bahwa E-dinar itu adalah skema ponzi:

Orang pada tertipu tapi tak ada yang lapor? Karena orang-orang itu, erlalu bodoh untuk menyadari bahwa itu penipuan. Sangkanya mereka itu ‘mekanisme pasar’.

Dasar dari EDC Cash cuma skema ponzi seperti MMM

Tak ada penambangan crypto yang bisa untung besar dan fix. Apalagi crypto yang ditambang adalah crypto sampah seperti EDC Blockchain.

EDC Cash cuma skema ponzi. Sama saja dengan MMM atau Give4Freedom. Cuma skema ponzi atau arisan berantainya ditutupi dengan penyamaran bisnis penambangan cryptocurrency.

Bodohnya adalah, penambangan yang dipakai penyamaran adalah penambangan crypto sampah, jadi mudah sekali dikenali sebagai penipuan. Mungkin karena walaupun coin sampah, EDC Blockchain punya blockchain yang bisa ditumpangi untuk membuat token baru.

Masih lebih keren skema ponzi BTC Panda. Skema ponzi juga, tapi penyamarannya adalah penambangan bitcoin.

Siapakah dedengkot penipu EDC Cash?

Dedingkot yang muncul ke permukaan adalah Abdul Rahman. Sebuah nama tak dikenal. Kemungkinan di belakangnya adalaah orang-orang yang sama yang bermain di E-Dinar, MMM dan D4F. Mereka tak mau nyembul karena orang-orang jaman now banyak di Masyarakat Anti Ponzi. Orang-orang disitu terlalu kejam kalau masalah jejak digital. Begitu tahu suatu bisnis dijalankan oleh mantan dedengkot Ponzi terdahulu, tak ada ampun. Seperti cerita SPS Coin yang dipelopori oleh mantan D4F, Angga. Tetapi, jejak itu tetap terlihat. Bahwa ada pertalian antara EDC Cash, lalu EDC Blockchain, lalu E-Dinar, lalu MMM dan D4F.

209 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"