Member Eco Racing Lebih Banyak yang Apes. Kok Bisa?

Ecoracing, katanya produknya mujarab menghemat BBM. Katanya penemuan membanggakan putra bangsa. Produknya laris manis seperti kacang goreng? Ternyata tidak. Barang tertumpuk sia-sia. Tak bisa dijual, tak laku, tak ada yang mau beli. Uang jutaan rupiah pun sia sia. Kenapa bisa begitu?

Tangkapan layar keluhan member Eco Racing

Karena Eco Racing sebetulnya hanya kapur barus yang dikemas heboh sebagai penemuan si anak pintar (ngibul) lulusan ITB Febrian Agung. Orang yang paham dunia otomotif akan tertawa kalau ditawari Eco Racing. Sudah ada juga yang membuktikan bahwa klaim hemat Eco Racing itu cuma isapan jempol. Baca disini.

Eco Racing juga bukan penemuan Febrian Agung. Dia memang lulusan ITB, tapi dari dulu cuma memperdaya orang untuk ikut MLM skema sesat yang akhirnya bubar. Eco Racing sekali lagi hanyalah kapur barus. Dulu kapur barus memang biasa dipakai orang untuk menaikkan oktan. Itu sewaktu bensin yang dijual pertamina masih beroktan rendah. Sekarang? Tidak lagi.

Jadi produknya tidak laku? Tidak. Bukan cuma tidak laku. Eco racing juga ditertawakan oleh komunitas-komunitas otomotif seperti halnya eco farming ditertawakan komunitas petani.

Kalau tidak laku, kenapa banyak orang heboh bisnis Eco Racing bisa dapat Pajero? Itulah tipu dayanya.

Orang bisa dapat Pajero di Eco Racing bukan dengan cara menjual Eco Racing ke masyarakat umum, tapi dengan cara…rekrut member baru. Iming iming orang supaya bergabung dengan Eco Racing dan jadi downline. Kasih gambar mobil. Lalu orang bergabung. Untuk bergabung dan jadi full member harus beli produk eco racing sepaket. Dari situlah komisi didapat.

Berapa orang harus jadi downline kita untuk dapat Pajero? sepuluh? kurang. seratus? kurang. 1000? kurang juga. Sepuluh ribu? Kuraang. Perlu puluhan ribu donwline supaya dapat Pajero. Itu makanya hanya segelintir orang yang dapat Pajero (kalaupun ada) di Eco Racing. Sebagian besar selebihnya hanya mendapat zonk.

Maka jangan heran kalau jauh lebih banyak member Eco Racing yang mendapat apes ketimbang yang mendapat penghasilan, apalagi Pajero.

Cerita apes member Eco Racing bukan satu dua. Tapi banyak. Ini beberapa diantaranya:

Kisah pak Bejo

Tak laku, produk dikembalikan

Nasib jamaah Tablig

MLM seperti Eco Racing itu adalah MLM yang disebut skema piramida, memperdaya orang dengan iming-iming sukses agar jadi member. Tujuaannya cuma supaya orang membeli berpaket-paket produk sampah yang harganya jauh di atas sepantasnya dan tidak laku di masyarakat umum.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"