Paytren IPO? Moneygame dan Haram, Banyak yang Rugi

Asik. Paytren mau IPO alias initial public offering alias mau mulai jual sahamnya di bursa.

Asik buat Yusuf Mansur. Akhir-akhir ini dia jadi Mr. pompom. Apa itu Mr. pompom? Itu adalah influencer yang membeli suatu saham, lalu pamer-pamer dengan tujuan pengikutnya beli saham yang sama. Malah kadang bukan cuma pamer, tapi jelas mengajak. Karena banyak yang mau beli harga pun naik. Saat naik, Mr. Pompom akan akan jual sahamnya. Yang beli belakangan? ya bodo amat. Syukur-syukur itu saham fundamentalnya bagus. Kalau tidak, ya balik lagi di harga sebelum Mr. pompom beli.

Tindakan seperti Mr. pompom ini bisa merugikan orang. Itu makanya BEI (Bursa Efek Indonesia) sampai mengingatkan para influencer supaya punya rasa tanggung jawab. Itu bisa merugikan orang dan bisa juga sampai dituntut secara hukum.

Dan sekarang Yusuf Mansur mau melangkah lebih jauh. Dia mau jual saham perusahaannya sendiri: Paytren. What?

Paytren itu bisnis skema piramida yang sudah meredup. Sudah ditinggal kan orang. Dan Paytren, seperti skema piramida lain juga merugikan sebagian besar membernya daripada menguntungkan.

Bahwa yang dirugikan lebih banyak di skema piramida, dasarnya adalah logis saja. Member paytren hanya bisa berhasil, dapat mobil, umroh, bisa dapat penghasilan cukup kalau member tersebut punya ratusan bahkan ribuan downline. Kalau untuk itu diperlukan 100 downline saja, perbandingannya jelas: 1 sukses 100 zonk. Kalau untuk sukses diperlukan 1000 downline, ya 1 sukses 1000 zonk.

Dan itulah yang sudah terjadi di Paytren. Luar biasa banyak yang dapat zonk ketimbang yang untung. Ini beberapa tangkapan dari media sosial.

Korban yang ikhlas seperti ini bukan cuma satu.

Ada banyak yang merasa rugi. Lebih dari 90% mitra Paytren pasti rugi. Tapi mereka diam. Tak merasa tertipu, tak merasa dibohongi. Paling jauh hanya ingin menjual lisensi Paytren.

Dan yang menggelikan, saat ini Yusuf Mansur suka memamerkan orang sukses di Paytren. Apakah benar sukses? Bisa jadi. Tapi ingat, dari 1 yang sukses di paytren, ada puluhan bahkan mungkin ratusan yang mendapat zonk alias rugi.

Sebagai tambahan, Bisnis Paytren dinyatakan sebagai bisnis yang haram oleh Bahtsul Masail Nahdatul Ulama 2019. Baca disini: Paytren haram.

Jadi, sudah terbukti bikin banyak orang rugi, sudah diharamkan, sekarang mau IPO? Oh ucup.

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"