Gudang Game dan Logika Main Game Dibayar

Gudang game, Benarkah main game bisa dibayar? Benarkah gudang game aplikasi yang bisa menghasilkan uang? Atau cuma skema ponzi?

Adakah sebetulnya main game dibayar?

Ada. Bisa beberapa cara.

Cara pertama adalah dengan kompetisi. Anda harus main game, lalu ikut kompetisi. Anda menang, Anda dibayar.

pemenang kompetisi game
Pemenang kompetisi game, cara cari uang dari game yang benar

Cara kedua adalah menjadi tester. Tak semua orang bisa ikut. Si pembuat game ada syarat-syaratnya dan jumlah peserta pun terbatas. Kalau anda bisa ikut program ini, Anda akan disodori game. Anda lalu diminta memaninkan game tersebut. Mainnya tidak dkesalengan cara biasa. Kadang anda harus main level 1 berpuluh puluh kali walaupun seharusnya anda sudah bisa main di level 2. Kenapa begitu? Karena anda berfungsi sebagai penguji. Tugas anda adalah mencari bug atau kesalahan dalam pemrograman. Asik? Pastinya tidak. Sebagai catatan, sedikit pengembang game yang sampai memerlukan tester eksternal. Dan hasilnya pun jangan harap banyak.

game tester
Game tester, cara cari uang dari game yang benar.

Adakah cara yang benar-benar santai? Benar-benar main game tapi di bayar? Tak perlu berkompetisi, tak perlu jadi tester? Ada, di dunia mimpi orang-orang bodoh. Itulah yang terjadi di Gudang Game.

gudang game
Gudang game, cara cari uang di game sebagai pembodohan. Sebetulnya adalah skema ponzi.

Bisnis game itu, yang dapat uang adalah si pengembang game. Anda sebagai pemain game harusnya bayar. Masih untung Anda tidak bayar. Si pengembang game berharap dapat penghasilan dari iklan atau cara lain. Anda tinggal duduk manis melototin HP kok ingin dibayar? Kerja, bung.

Jadi Gudang Game itu apa?

Tak lain dan tak bukan skema ponzi alias arisan berantai. Anda dapat uang bukan dari main game, tapi dari cari orang yang mau jadi member VIP dan VVIP.

Cara kerja Gudang game

Gudang game mengakunya sebagai semacam repository berbagai game yang bisa membayar Ada kalau main game. Main gamenya tak perlu lama-lama. beberapa belas detik sudah cukup. What? Berarti gamenya tak asik semua? Jangan tertawa.

Dari situ saja sebetulnya sudah tak masuk logika. Tak ada orang main game dibayar.

Benarkah bisa benar-benar main game saja dapat uang dari Gudang Game? Itu hanya cara Gudang Game kelihatan sebagai applikasi bukan moneygame. Faktanya Anda hanya akan mendapat beberapa puluh ribu dalam waktu beberapa puluh hari. Itupun tak ada bukti bahwa yang gratis ini benar-benar dapat uang tok dari main game. Ditambah, Anda harus bayar Rp. 50.000 untuk penarikan uang. Kesimpulan: Gratis hanya trik.

Lalu darimana sebetulnya orang dapat uang dari Gudang Game?

Ini cara sebenarnya:

Anda harus beli paket VIP sebesar 100.000 rupiah atau VVIP sebesar Rp. 200.000 rupiah.

Lalu Anda dapat uang darimana? Ajak orang yang juga mau beli paket VIP atau VVIP. Komisinya lumayan besar. Ini contoh penghasilan Anda bila beli paket VVIP dan ajak orang beli paket VVIP juga. Penghasilannya bukan hanya dari komisi dari orang yang Anda ajak langsung (downline level 1 Anda), tapi juga dari orang yang diajak downline anda (downline level 2 sampai level 10).

Jadi, kalau anda mengajak si A beli VVIP, anda dapat komisi 50.000. 150.000 nya kemana? Ya ke bandar dan ke upline-upline anda. Lalu bila si A mengajak si B ikut VVIP, Anda dapat 30.000 rupiah dan seterusnya.

  • Level1: 50.000 IDR
  • Level2: 30.000 IDR
  • Level3: 20.000 IDR
  • Level4: 10.000 IDR
  • Level5: 10.000 IDR
  • Level6: 10.000 IDR
  • Level7: 10.000 IDR
  • Level8: 10.000 IDR
  • Level9: 10.000 IDR
  • Level10: 10.000 IDR

Asik bukan? Asik tapi harus anda ingat:

  • Ini skema ponzi alias arisan berantai alias cuma oper-operan uang antar member baru ke member lama. Anda tak bisa ajak orang, Anda rugi. Atau mungkin Anda bisa ajak orang dan orang yang Anda ajak tak bisa ajak orang, orang yang yang Anda ajak yang rugi. Jadi, ini skema merugikan orang lain.
  • Tak gampang mencari orang bodoh yang mau ikut arisan berantai

Skema ponzi Gudang Game pasti cepat bubar

Skema seperti ini pasti cepat bubar. Kenapa begitu? Karena membutuhkan pertambahan member baru berlipat ganda dari waktu kewaktu. Anda ikut, kalau mau cepat balik modal, Anda harus cari 5 orang. Anggap saja begitu. Lalu komisi-komisi dari downline level 2 dan seterusnya anggap buat keuntungan Anda.

Kalau setiap orang butuh 5 orang downline, maka pertambahan membernya harus 5 kali lipat pula. Bila sekarang ada 1000 member baru, selanjutnya harus ada 5000, lalu 25.000 member baru, 125.000, lalu 625.000, lalu 3.125.000 member baru dan seterusnya. Tak akan sampai ratusan ribu pasti bubar dan kehabisan member baru sebab jumlah orang awam yang tak tahu bodohnya skema ponzi ini terbatas.

Atau bisa jadi setelah Anda setor uang, aplikasi dalam sekejap menghilang? Siapa yang bisa jamin? Itu terjadi di Alimama, JD Union dan Goins. Andapun gigit jari. Mau lapor ke siapa? Alamat pengembangnya tak jelas.

Sayangi uang anda, sayangi otak Anda, sayangi waktu Anda, sayangi teman Anda. Jangan ikut apalagi ajak orang ikut bisnis semacam ini.

Untuk bahan bacaan:

Aplikasi yang tiba-tiba menghilang setelah orang setor uang:

Alimama

JD Union

Bila Anda ingin memahami skema ponzi:

Memahami skema ponzi

5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"