Arbitano: Penipuannya Murahan dan Mudah Terbongkar

Sekilas Arbitano

Arbitano mengakunya adalah bisnis yang sedang cari dana. Crowd Funding, istilahnya. Ngumpulin uang dari masyarakat yang katanya untuk pengembangan usaha. Dari sini saja orang harusnya sudah curiga. Kok seenaknya ngumpulin dana buat mengembangkan usaha? Situ siapa? Nyaris anonim alias tak dikenal. Kantornya? Nowhere alias tak ada. Dan yang lucu itu orang yang mau setor dana ke anonim.

Untuk menarik orang setor uang, Arbitano juga menawarkan keuntungan. Biasanya, orang mengumpulkan dana lewat token untuk suatu proyek (banyak di dunia blockchain), keuntungannya diperoleh nanti, saat proyek sudah berhasil dan token harganya naik.

Tapi Arbitano ini mungkin termasuk pengumpul dana yang baik hati. Dia menawarkan keuntungan saat ini. Katanya uang yang disetorkan para investor itu hanya sebagian yang dijadikan modal pengembangan usaha (sahamnya dalam bentuk token ABTN). Yang sebagian lagi langsung digunakan untuk arbitrage trading. Dijamin untung. Positive terus setiap hari. Sungguh jago arbitano ini. Mungkin sedang mengigau. Tak ada orang yang menang terus dalam trading, termasuk dalam arbitrage trading kecuali Arbitano.

Apakah penipuan? Ya

Saya pastikan ini penipuan. Dan penipuannya sungguh murahan. Ini beberapa tanda bahwa Arbitano penipuan murahan.

CEO cuma presenter bayaran

What? Yes.

Siapakah pendiri Arbitano? tak jelas. Siapakah CEO Arbitano? oh, ada. Namanya Nicholas Normand. Video dari sang CEO ini banyak dimuat oleh para promotor Arbitano.

Nicolas Normand, CEO Arbitano Bayaran
Tangkapan layar video presentasi Arbitano dari ‘CEO Arbitano’

Namanya katanya Nicholas Normand. Tapi jangan terperdaya hanya karena dia Bule dan lidahnya yang British kental. Itu justru menggelikan.

Kenapa menggelikan?

Dari pertama lihat video sang CEO itu saya yakin orang ini presenter bayaran. Banyak bule yang mau dibayar untuk jadi presenter bayaran. Orang Indonesia suka, karena kalau sudah Bule yang ngomong, keren lah.

Atas dasar kecurigaan itu saya cari presenter bayaran di fivesquid.com. Daraaa. Ketemulah orangnya.

Nama aslinya James Hardware. Dia seorang video presenter bayaran. Bayarannya pun murah meriah. Tak sampai 50 pound Inggris alias tak sampai 1 juta rupiah untuk minta dia presentasi selama 1 menit.

Inilah aslinya CEO Arbitano
David hardware. Presenter yang dibayar untuk mengaku sebagai CEO Arbitano

Mau pakai jasa Mr. David Hardware? Gampang. Cari saja nama David Hardware di fivesquid.com. Atau kunjungi channel Youtubenya. Lihat seberapa kerennya Mr. David untuk jadi CEO perusahaan Anda.

Mahalkah bayar Mr. David untuk pura-pura jadi CEO? Murah, kok. Satu menit, kira-kira 100 kata, Mr. David mau dibayar 50 pound Inggris. Tak sampai sejuta perak.

Tunggu, siapa tau itu Mr. David sedang latihan? Atau ada oknum yang meminta dia mengaku sebagai CEO Arbitano? Diluar sepengetahuan pihak Arbitano? Ya tunggu saja pihak Arbitano menuntut Mr. David. Kalau perusahaan yang benar pasti menuntut. Saya yakin tidak akan ada yang menuntuk. Karena nanti Mr. David akan jawab, ‘lho saya disuruh si A, yang adalah antek dari Arbitano. Bagaimana dong?

Adanya CEO palsu tersebut sebetulnya sudah cukup menyimpulkan Arbitano penipuan. Tak ada bisnis yang nyata yang memakai orang lain untuk berpura-pura menjadi CEO. Tak perlu sebetulnya dibahas tanda penipuan yang lain. Tapi supaya artikel ini rada panjang, kita bahas saja yang lainnya.

Tak ada kantor

Perusahaan atau bisnis yang benar pasti alias wajib ada alamat yang bisa dihubungi. Bahkan orang bisnis rumahan saja ada alamat yang bisa dihubungi. Arbitano? Tak ada.

Arbitrage trading dalam mimpi

Arbitrano mengatakan bisa memberi keuntungan sampai 0,5% atau lebih sehari. Dan…pasti untung. Benarkah?

Apa itu arbitrage trading? Kita singkat saja sebagai arb trading. Itu adalah trading dengan memanfaatkan selisih harga antar market. Dalam pasar cryptocurrency, berarti selisih cryptocurrency antara pasar cryptocurrency. Misalnya antara Indodax dan Coinbase.

Ada saatnya, misalnya, harga bitcoin di Indodax lebih rendah dari di Coinbase. Pada saat itu, arb trader akan langsung ambil kesempatan. Buru-buru beli bitcoin dari Indodax dan jual di Coinbase. Asik. Dapat untung dalam waktu cepat.

Tapi apakah selalu untung? Tidak. Selisih harga antar market itu tak selalu terjadi, khususnya yang selisihnya signifikan sehingga bisa menguntungkan untuk arb trading. Dan kalau terjadi, itu cuma beberapa menit, bahkan beberapa detik. Dalam sekejap, selisih itu tak ada lagi. Kenapa? Karena mekanisma pasar.

Misalnya di Indodax harga bitcoin lebih rendah dari di Coinbase. Orang ramai beli bitcoin di Indodax. Maka mekanisma pasar pun terjadi. Harga bitcoin di Indodax naik. Lalu di coinbase, orang ramai menjual bitcoin, maka harga bitcoin pun turun. Dalam sekejap selisih itu tak ada lagi.

Supaya untung di arb trading, arb trader harus lebih cepat dari yang lain. Bersaing dengan ratusan atau mungkin ribuan orang yang sama-sama ingin mengambil peluang. Apakah arbitano punya software yang paling canggih sedunia sehingga selalu lebih cepat? Pendiri saja tak jelas?

Kalaupun misalnya pendiri Arbitano itu adalah mahluk gaib (karena tak jelas) yang jenius dan bisa paling cepat mengeksekusi peluang, biaya-biaya yang dikeluarkan dalam trading pun seringkali malah membuat arb trading bukannya untung, malah buntung. Ada trading fee dan withdrawal fee yang bisa merubah keuntungan jadi kerugian.

Ini adalah penjelasan yang bagus tentang resiko dari arbitrage trading:

Resiko rugi di arbitrage trading

Lalu Arbitano itu apa?

Tak lain dan tak bukan adalah skema ponzi alias arisan berantai. Itu artinya, keuntungan yang diperoleh investor atau member bukan dari hasil bisnis (karena bisnisnya tak ada), tapi hanya dari uang member lain, baik dari member baru maupun dari member yang mau top-up.

Apakah aman? pasti tidak. Saat tak ada member baru yang bergabung, atau member baru semakin sedikit, saat itu Arbitano tak bisa lagi memberi keuntungan. Skema pun bubar.

Apakah pasti nantinya member baru semakin sepi? Pasti, karena jumlah peminat terbatas. Jumlah orang pun terbatas. Sedang skema ponzi membutuhkan pertambahan member berlipat ganda dari waktu ke waktu. Kalau member tak berlipat ganda, darimana member lama dapat untung?

Mau ikut Arbitano?

Skema ponzi pasti bubar dengan cepat. Lihat saja Give4Dream, EDC Cash dan sederet skema ponzi lain yang mengaku bisnis cryptocurrency. Saat bubar, bisa jadi Anda yang rugi. Atau mungkin Anda sudah untung, tapi orang yang belakangan yang rugi. Dan yang rugi itu uangnya menjadi keuntungan Anda. Mungkin orang yang rugi itu teman Anda, keluarga Anda, atau orang yang Anda ajak.

Masih mau ikut?

Pendiri asli Arbitano: Cari saja Founder

Gaya Arbitano itu mirip Give4Dream. Tak ada CEO, tak ada pendiri. Kalau Anda tanya founder dan para promotor, mereka akan kasih nama-nama bule yang tak jelas.

Siapakah sebetulnya pendiri Arbitano? Tak lain dan para bukan para founder level atas. Anda cari saja siapa yang dinamakan founder Asia atau founder Indonesia. Merekalah sebetulnya pendiri skema ponzi Arbitano. Orang Indonesia? Yes.

Kenapa mereka tak mau mengaku sebagai pendiri? Karena saat bubar nanti, mereka bisa lepas tangan. ‘Hei, aku juga cuma member, walaupun levelku founder’. Atau lebih parah lagi, ‘hei, aku juga korban’.

Mide Dodi, founder Asia Arbitano
Rayuan maut Mike Dodi, Founder Asia Arbitano dalam menjerat mangsa

Lihat channel bahasbisnis tentang Arbitano:

31 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"