Yang Perlu di Ketahui Member EDC Cash Yang Rugi

Tepat setahun lalu, bahas bisnis sudah bilang EDC Cash pasti bubar. Lalu bahas bisnis juga memperkirakan, bahwa bubarnya itu lewat EDCCB. Member disuruh konversi assetnya jadi EDCCB. Lalu harga EDCCB jatuh. Persis dengan yang terjadi sekarang.

Ini artikel bahas bisnis tertanggal 1 Desember 2019:

EDC Cash, penipuan cucu MMM, ponakan E-dinar

Dari mana Bahasbisnis.com Tau EDC Cash akan bubar?

Bukan karena bocoran, bukan juga dari terawangan dukun. Semuanya dari rangkaian logika sederhana saja:

Pertama bahwa Keuntungan yang dihasilkan EDC Cash itu mustahil dari bisnis.

Karena Keuntungan itu mustahil dari bisnis, maka harus ada sumber lain. Dari tuyul? Tak mungkin karena semua tuyul sudah insyaf. Sekarang Cuma ada tuyul digital yang dipakai ojek online.

Karena boss super kaya dan baik hati lalu mau bagi-bagi uang? Yang pernah liat mukanya pasti tau itu tak mungkin. Maaf bukan main fisik.

Kemungkinannya cuma satu: dari duit member sendiri. Itulah Namanya skema ponzi. Keuntungan itu dari duit member sendiri.

Kedua, karena skema ponzi, maka supaya Keuntungan tetap mengalir, harus ada member bar uterus menerus. Supaya member untung, member barunya harus berlipat ganda dari waktu ke waktu. Karena berlipat-lipat, akhirnya jenuh. Orang awam yang tak paham yang mudah dibohongi itu habis. Bubarlah.

Logis bukan? Tak perlu pakai dukun untuk meramalkan apa akan terjadi di EDC Cash.

Darimana bahasbisnis.com tau rute bubarnya lewat EDCCB?

Lalu bagaimana bahasbisnis bisa tau kalau ujungnya adalah harga EDCCB yang akan jatuh semata kaki?

Karena itu cara bubar yang lagi ngetren. Cara yang memang pas untuk membodohi para member skema ponzi. Kalau ada member yang bingung kenapa kok assetnya tiba-tiba menguap, cukup bilang. Ya itu mekanisma pasar bro. Dasarnya supply and demand. Gile aje lu segala protes.

Itulan tujuan dibuatnya EDCBC. Yuk di konversi assetnya jadi EDCBC, kata si penipu. Dalam hatinya tertawa-tawa. Mauu aja dibohongi.

Cara bikin coin abal-abal sebagai strategi bubar itu bukan Cuma ada di EDC Cash. Dulu Give4dream juga begitu. Skema Ponzi yang menggunakan cryptocurrency abal-abal dengan harga tetap, paling pas untuk mengeluarkan crypto abal-abal baru yang harganya tak lagi tetap.

Lalu crypto abal-abal baru itu dilempar ke pasar crypto. Member pun berbunga-bunga. Asik, sudah diakui pasar crypto. Mereka tak tau bahwa pasar crypto pun banyak pasar abal-abal yang menjual bejibun crypto abal-abal.

Tak berapa lama mereka teriak-teriak seperti orang kesurupan. Mengapa harga coin jatuh? Mengapa tak ada yang mau beli?

Member EDC Cash itu sudah tertipu dari awal

Siapa yang harus disalahkan? Ya dedengkot penipunya, Abdulrahman Yusuf. Kalau melihat tampangnya yang bodoh, maaf sekali harus menyinggung fisik. Kelihatannya ada bandar besar dibelakangya.

Abdulrahman Yusuf, sudah merancang penipuan dari awal

Apakah bisa dilaporkan ke polisi? Bisa dong. Dia kan sudah menyebarkan berbagai kebohongan supaya kalian setor uang.. Itu Namanya menipu.

Berharap uang kembali? ehem.

Apakah uang Anda akan Kembali? Tidak. Maaf saja kalau jawabannya sadis. Tapi itu kenyataan yang harus Anda hadapi. Bagaimana bisa Kembali? Di skema ponzi itu, uang member yang bergabung seketika tersebar ke berbagi penjuru. Ke member-member lain. Tentu saja Sebagian ke dedengkot penipu.

Belakangan ini muncul pengumuman bahwa Leader harus beli EDCCB dari membernya. Ya mana ada leader yang mau? Kalau tidak, jual ke Leader diatasnya. ya mana mau juga. Kalau tidak juga, jual ke leader diatasnya lagi. Terus begitu sampai ke penipu utama: Abdulrahman Yusuf.

Memang bisa dia beli? Pasti tidak. Uang dari skema ponzi memang ada di si bandar penipu, tapi umumnya skema ponzi, uang di bandar penipu paling banyak cuma 10% dari total kerugian member. Selebihnya tersebar di semua member lain dan para Leader yang untung.

Dalam banyak kasus ponzi, uang korban bisa Kembali dengan satu cara: Geruduk biang penipunya. Ambil hartanya. Dalam beberapa kasus, malah leader juga digeruduk. Leader yang dulu ikut membohongi orang supaya ikut skema ponzi. Biasanya sih mereka mengaku sebagai korban juga. Padahal sudah untung Banyak. Sssst. Jangan bilang siapa-siapa. Nanti kalian keduluan. Ini bukan saran ya. Cuma cerita apa adanya. Selamat mencoba.

6 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"