Vtube: Rahasia dibalik saran Jangan jual VP

Antek Vtube: Jangan jual VP

Akhir akhir ini para pentolan di vtube menyarankan member untuk jangan menjual vp. Tabung Sebagian, katanya. Nanti harga vp bisa jadi 100 ribu.

Katanya, nanti kalau member vtube sudah makin banyak, perusahaan besar akan tertarik untuk Kerjasama dengan vtube. Perusahaan yang mau Kerjasama harus bayar ke vtube dan bayarnya pakai vp. Karena harus bayar pakai vp, mereka akan beli vp di exchange counter. Lalu, makin banyak yang cari vp, harga vp pun jadi mahal. Bisa sampai ratusan ribu, bisa juga sampai jutaan.  Seperti bitcoin yang harganya melonjak jadi serratus juta lebih.

Maka, jangan jual semua vp. Simpan Sebagian. Harganya nanti PASTI naik.

Benarkah ?

Bohong besar

Pertama, itu dilarang. Orang usaha di Indonesia, bayar harus pakai rupiah. Bayar pakai dollar atau mata uang digital itu tak boleh.

Itu Cuma bualan penipu bodoh yang tak tau hukum di Indonesia.

Kedua, tak akan ada perusahaan yang mau bekerjasama dan pasang iklan di vtube. Orang nonton iklan bukan karena dia pembeli potensial, tapi karena ingin dibayar. Prosentase yang beli disbanding yang nonton kecil atau tak ada. Biaya iklan segunung, Keuntungan semata kaki. Siapa yang mau?

Sudah terbukti bahwa iklan di vtube itu bohong. Perusahaan-perusahaan seperti Mitsubishi, Nestle, KFC sudah menjelaskan terang benderang bahwa mereka tak pasang iklan di Vtube.

Jadi, apa sebetulnya yang terjadi dibalik saran tak menjual vp?

Yang terjadi sebetulnya adalah: pembeli vp sudah tak sebanding dengan vp yang tersedia di member. Dengan kata lain, peserta baru jumlahnya sudah semakin sedikit disbanding kebutuhan membayar vp. Dengan kata lain: vtube sudah menjelang BUBAR.

Kalau orang ramai mau jual vp, sementara yang beli makin sedikit, heboh lah jadinya. Makin sedikit lagi orang yang mau masuk. Makin cepat bubar. Maka antek-antek Vtube menyarankan member untuk tidak banyak menjual VP.

Saran tak membeli vp itu Cuma akal-akalan untuk memperlambat waktu bubar. Mau ikut? Silahkan. Anda bisa dapat sejuta vp, tapi vp itu tak akan ada yang beli.

Tonton juga video ini

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"