Bubarnya Vtube dan Para Antek Skema Ponzi

Vtube bisnis periklanan? Member dapat uang dari pengiklan kalau menonton iklannya? Bodoh saja kalau percaya. Kalau dapat uang dari pengiklan, kenapa member harus jual view point ke member lain supaya dapat uang?

Bubarnya vtube

Vtube pasti akan bubar. Entah minggu depan, bulan depan atau beberapa bulan ke depan. Kenapa?

Karena supaya bisa bertahan, harus ada member baru yang mau beli VP. Jumlah member baru ini harus banyak. Jumlahnya harus berlipat-lipat dari jumlah member sebelumnya.

Apakah akan terus ada member baru berlipat-lipat? Tidak akan terus menerus. Yang ikut Vtube adalah orang awam bisnis periklanan digital. Jumlah mereka terbatas. Ditambah lagi, yang awam pun tak semua mau ikut bisnis konyol vtube. Banyak orang tak paham, tapi mereka punya intuisi bahwa vtube itu penipuan.

Jadi, saat member baru sudah semakin sedikit, member lama makin sulit menjual VP. Makin sulit dan makin sulit. Akhirnya tak ada lagi yang minat ikut vtube. Saat itulah bubar.

Saat bubar, member yang baru masuk rugi. Mereka sudah beli VP, lalu nonton iklan, tapi tak bisa menjual VP. Mau jual ke siapa? Member baru yang mau beli VP sudah tak ada.

Kenapa dapat untung di vtube sama dengan maling?

Ya maling. Anda dapat untung karena si B masuk dan setor uang ke Anda. Kalau kemudian tak ada member baru, si B rugi, uangnya ada di anda.

Lho, memang setelah si B masuk vtube pasti tak ada member baru?

Ok, mungkin tidak. setelah itu ada lagi yang masuk si C. Andaikan setelah si C masuk tak ada member baru, maka si C yang rugi. Uangnya ada di mana? Tetap ada di Anda. Lho, bukankah si C setor uangnya ke si B? Memang. Tapi si B sebelumnya setor uang kepada Anda. Jadi seperti Anda memaling si B, si B memaling si C.

Itu penjelasan yang disederhanakan. Uang yang rugi saat bubar (kapanpun bubarnya), pada perhitungan sebenarnya tersebar ke bandar (pemilik vtube) dan seluruh lapisan member yang telah untung).

Vtube dan para antek

Vtube pasti bubar. Semua arisan berantai alias skema ponzi pasti bubar. Saat bubar, akan lebih banyak orang rugi daripada untung. Orang yang rugi duitnya ada di orang yang untung. Yang untung sama saja dengan maling. Karena duitnya berasal dari member yang rugi yang pasti tak ikhlas. Begitulah skema ponzi alias arisan berantai. Sama seperti MMM, Give4dream, Memiles, JD Union, Alimama dan sederet yang lain. Sudah sepi, bubar meninggalkan ribuan korban.

Herannya, banyak orang yang jadi antek ponzi mempromosikan vtube. Tanpa malu malu mengaku mendapat untung di vtube. Dan ajaibnya, salah satu yang seperti itu adalah orang yang dipanggil ustadz Abdul Jawad. Ada juga seorang yang mengaku motivator, Efendy Larasendu.

Yang lebih mengenaskan, yang dipanggil ustadz Abdul Jawad ini mengaku membangun pesantren dari hasil vtube (baca: dari hasil memaling di vtube).

Menariknya, baik Abdul Jawad dan Efendy Larasendu adalah orang yang dekat dengan agama. Satu dipanggil ustadz, satu lagi motivator yang selalu mengutip ayat ayat Alkitab.

Video sang ngustadz Abdul Jawad

Video sang motivator Efendy Larasendu

Mungkin karena mereka tak paham?

Bisa jadi tak paham. Bisa jadi juga tak mau paham. Sebab sebetulnya, kalau pakai sedikit saja kemampuan berpikir, mereka seharusnya bertanya: Kenapa mereka dapat uang dari menjual VP ke member baru? Bukannya dapat uang dari pengiklan melalui perantara vtube? Oper-operan uang dari member baru ke member lama lewat transaksi VP, itulah bukti di depan mata bahwa Vtube skema ponzi.

Para antek saat bubar

Di negara lain seperti Amerika Serikat, para antek skema ponzi bisa dihukum. Dari kurungan badan sampai modal dan seluruh keuntungan yang pernah diraih disita untuk dikembalikan kepada para korban. Duit hasil maling ya memang harus dikembalikan. Bahkan negara ‘kafir’ pun paham hal itu.

Di Indonesia tidak begitu. Jangankan antek. Pendirinya pun bisa bebas.

Yang terjadi adalah, video-video di Youtube itu akan lenyap. Para antek diam. Kalaupun bersuara, mereka akan bilang, “sayapun korban. Uang saya masih ada di vtube”. Padahal uang yang sudah diterima (yang adalah uang member lain yang membeli VP) jauh lebih besar.

Dan yang ngustadz akan tetap ngustadz. Yang motivator tetap akan jadi motivator.

Baca juga:

Vtube penipuan periklanan

Transparannya kebohongan vtube

10 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"