Ahmadimado, Penipuan Terlalu Lucu untuk Dipercaya

Ahmadimado mengaku sebagai bisnis cloud mining. Itu artinya, Orang bisa menyewa kapasitas dari sistem penambangan cryptocurrency. Tawaran keuntungan yang diberikan lumayan mengundang untuk orang-orang yang awam tentang bisnis blockchain. Keuntungannya 1% sehari ! Sebulan 30%. Setahun asset yang ditanam bisa jadi 3 kali lipat.

Tawaran keuntungan Ahmadimado
Tawaran keuntungan Ahmadimado

Sayangnya Ahmadimado cuma penipu

Mengapa penipu?

Keuntungan tak masuk akal

Tak ada bisnis penambangan cryptocurrency yang bisa menghasilkan keuntungan 1% sehari saat ini. Bisnis penambangan cryptocurrency malah kebanyakan rugi. Hanya di tempat yang harga listriknya super murah orang masih bisa meraup untung lebih mudah. Di Indonesia? Sungguh kebohongan yang bodoh kalau mengaku bisa untung 1% sehari.

Perkiraan pendapatan menambang bitcoin yang masuk akal

Menghitung perkiraan profitability dari pertambangan cryptocurrency itu sekarang gampang. Banyak website yang menyediakan kalkulator untuk perhitungan tersebut. Kita tak perlu lagi tau tingkat kesulitan nambang (yang terus bertambah setiap waktu). Website tersebut sudah input otomatis. Kita tinggal memasukkan hash rate (kurang lebih artinya kemampuan hardware untuk untuk melakukan perhitungan rumit dalam pencatatan transaksi cryptocurrency) dan konsumsi listrik dari hardware yang kita miliki, ditambah biaya listrik per Kwh di tempat kita.

Contoh kalau pakai mesin keluaran relatif baru, Antminer S19 Pro, harga 70 jutaan rupiah.

  • Hashrate: 110 Th/s,
  • daya diperlukan: 3250 w,
  • Biaya listrik kita anggap Rp. 1000 / kwh (0,7 USD / kws).

Dari coinwarz.com, kita bisa hitung perkiraan keuntungan dengan mesin tersebut: 2,3 USD sehari atau 32.000 rupiah sehari.

Hitungan menambang bitcoin
Hitungan menambang Bitcoin dengan mesin seharga 70 jutaan.

Perkiraan keuntungan menambang Ethereum yang masuk akal

Bagaimana dengan menambang Ethereum? Bocah yang bernama Ahmadimado ini dalam satu video menampilkan penggunaan Innosilicon A10 Pro ETH Miner . Ini mesin penambang Ethereum. Specnya: 500 Mh/s, 750w. Harga 70 jutaan rupiah.

Kalkulator di coinwarz.com menghasilkan 8,5 USD atau 123.200 rupiah (anggap 1USD = 14000 rupiah).

Hitungan menambang Ethereum
Hitungan menambang Ethereum pakai mesin seharga 70 jutaan. Cuma dapat 8,5 US Dollar sehari.

Masih lebih lumayan dibanding menambang bitcoin, tapi hanya sekitar 0,18% sehari dari harga mesin. Itupun kotor. Kalau harga peralatan pendukung dimasukkan, prosentasenya tentu akan mengecil. Kalau biaya internet, biaya tempat, biaya pool/maintenance dimasukkan, biaya depresiasi mesin, o’ow, prosentasenya akan menjadi nihil.

Kesimpulan: Baik menambang bitcoin maupun Ethereum saat ini tak feasible.

Pahit? Memang pahit, saudara. Masa indah menambang coin itu sudah berlalu. Yang bermain disana sekarang adalah para profesional dan perusahaan yang punya keahlian dalam efisiensi dan juga bisa mencari sumber listrik murah. Itupun tak akan mungkin menghasilkan keuntungan luar biasa besar seperti penipu Ahmadimado.

Mesin yang dipakai ahmadimado malah bikin nombok

Yang menggelikan itu kalau menghitung pendapatan mesin yang dipakai Ahmadimado. Kita lihat salat satu,Antminer T9. Mesin ini punya hash rate 11 Th/s dengan kebutuhan daya 1450w.

Hitungan menambang bitcoin pakai mesin Ahmadimado
Hitungan pakai Antminer T9 yang dipakai Ahmadimado malah nombok. Gimana bisa bayar member kalau bukan skema ponzi?

Mesin ini malah bikin tekor, Bambang!

Catatan: Anda bisa memeriksa perhitungan perkiraan pendapatan mining itu dari situs lain selain coinwarz. Hasilnya akan kurang lebih sama.

Untung besar, caranya: rahasia perusahaan?

Menambang cryptocurrency saat ini masih bisa menguntungkan kalau orang punya keahlian dalam efisiensi operasi penambangan dan biaya listrik yang murah. Itupun tetap tak akan mungkin sampai 1% sehari dari nilai investasi. Bagaiaman dengan Ahmadimado? Jenius di teknologi blockchain dan komputer? Tidak. Listrik Nyolong? Pun kalau listrik nyolong tak bisa menghasilkan keuntungan sebesar itu.

Lalu apa? jawaban terakhir mereka pasti ‘rahasia perusahaan’.

Ini bantahan khas skema ponzi. Cara rahasia bisa menghasilkan untung besar. Bantahan itu biasanya mereka buat kalau orang sudah tau bahwa secara logika, tingkat profit bisnis yang mereka janjikan itu mustahil. Itu yang dilakukan Bernie Madoff, Pandawa Mandiri Group dan bisnis lain yang menggunakan skema ponzi.

Tapi sesungguhnya, anggap saja mereka punya cara rahasia (entah pakai tuyul virtual atau apa). Pertanyaan selanjutnya:

Mengapa pula mereka menyewakan penambangan mereka?

Dengan keuntungan luar biasa besar, dengan keahlian yang mereka mereka miliki, dengan fasilitas yang mereka miliki, mengapa pula menyewakan? Ini sama saja dengan Freeport yang menyewakan pulau yang mereka miliki kepada penambang lain, ketika mereka tau ada banyak emas dibawah sana, mereka punya peralatan dan mereka punya keahlian. Tidak akan mau.

Perusahaan penambangan cryptocurrency seperti Genesis menyewakan fasilitas mereka karena mereka tau ada resiko dalam penambangan. Dan mereka memilih tidak mengambil resiko itu.

Apakah karena Ahmadimado terlalu baik ingin berbagi profit? Ya paling begitulah nanti jawaban.

Jadi Ahmadimado itu apa?

Skema ponzi alias arisan berantai. Ahmadimado ini cuma oper-oper uang. Member lama mendapat keuntungan dari uang member baru.

Sangat mustahil bisnis penambangan cryptocurrency bisa memberikan hasil 1% sehari. Kecuali Ahmadimado nyolong listrik (karena listrik jadi komponen biaya yang sangat besar dalam bisnis ini) atau pelihara tuyul digital yang bisa nuyul crypto orang lain.

Dan skema seperti Ahmadimado itu cepat bubar. Jangankan skema ponzi dengan pengembalian 30% sebulan. Ponzi dengan pengembalian 10% saja cepat robohnya.

Kapan roboh? Saat member baru sudah tak cukup lagi untuk membayar keuntungan member lama.

Penipuan yang terlalu bodoh untuk dipercaya

Kalau orang paham dunia tambang coin, melihat Ahmadimado yang mengaku perusahaan cloud mining akan terbahak-bahak.

Keuntungan yang tak masuk akal, mesin yang malah bikin nombok, ruangan yang kumuh (lihat video youtube ahmadimado), deretan unit miner yang tak seberapa banyak, yang kapasitasnya sangat tak pantas untuk mengaku sebagai bisnis cloud mining.

Alamat kantor yang tak tercantum di salah satu websitenya. Nomor telponpun tak kalah lucu. Kodenya +44 yang adalah kode negara Inggris sementara di salah satu Youtubenya dikatakan lokasi penambangannya di Bintaro (Jakarta selatan).

Ahmadimado, tanpa alamat dan nomor telpon yang aneh.
Ahmadimado. Tanpa alamat dan nomor telpon yang aneh.

Siapa dibalik Ahmadimado?

Bocah yang sering tampil di depan dalam Ahmadimado (menyebut dirinya bernama Ahmadi) sebentar lagi akan jadi buronan. Entah diburu para investor atau juga Kepolisian.

Tapi melihat profile-nya yang terbilang ‘menyedihkan’, bahasbisnis.com meyakini ada orang dibelakangnya. Ini biasa terjadi pada skema ponzi. Mungkin foto dibawah ini bisa memberi petunjuk siapa dibalik Ahmadimado, skema ponzi menyamar bisnis cloud mining. Agus dan Toto? Itu nama yang keluar dari mulut si bocah Ahmadi.

Team Ahmadimado
Team Ahmadimado (berkaos logo Ahmadimado)

Untuk penipuan serupa, silahkan baca juga vidycoin cloud mining.

Tentang menambang bitcoin: Menambang bitcoin dapat milyaran?

Bahwa bisnis menambang bitcoin itu jauh dari untung besar dan banyak penipuan: Hindari menambang bitcoin

18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"