Share4pay, penipuan berkedok iklan facebook

Share4pay mengaku sebagai bisnis iklan. Lagi dan lagi bisnis periklanan dipakai sebagi kedok skema ponzi. Sama seperti klikshare, Memiles, Vtube.

Sekilas bisnis share4pay

Cara ikut bisnis share4pay

Cara ikut bisnis share4pay: Daftar di website share4pay. Setelah itu Anda harus beli paket keanggotaan. Ada beberapa pilihan paket keanggotaan dengan harga yang berbeda-beda. Junior 360,000 rupiah, perak 2.100.000 rupiah dan emas 6.000.000 rupiah.

tampilan website share4pay
Tampilan website share4pay

Bagaimana mendapatkan uang dari bisnis ini?

Gampang sekali. Anda tinggal ambil iklan di situs share4pay, lalu salin iklan tersebut dan download gambar iklan. Setelah itu posting di Facebook Anda. Minimal Anda harus memposting iklan 2 kali sehari.

setelah positng iklan di Facebook, Anda screenshot posting iklan Anda, lalu kirim ke admin di website share4pay. Setelah itu Anda berhak mendapatkan uang.

Berapa penghasilan yang dijanjikan?

Luar biasa besar. Contoh untuk paket junior:

Modal: Rp. 360.000

Pendapatan perhari: Rp. 18.000

Pendapat sebulan: Rp. 540.000

Dalam sebulan saja sudah untung 180.000 alias 30 % lebih!

Share4pay hanya bisnis penipuan

Apakah share4pay bisnis penipuan? Pasti. Cuma orang bodoh yang mengatakan share4pay adalah bisnis periklanan. Bisnis ini sama saja dengan Memiles, Klikshare yang sudah bubar dan Vtube yang menjelang bubar.

Mengapa penipuan?

Karena bisnisnya mustahil

Anggap ada seorang pengusaha. Pengusaha tersebut meminta Anda memposting iklan mereka, lalu membayar Anda 9000 rupiah setiap kali Anda posting iklan.

Tak ada syarat iklan harus berhasil menjaring pembeli. Juga tak ada syarat iklan harus dilihat orang, tak ada syarat iklan harus diklik orang.

Dari sisi Anda tentu untung. Tapi hanya pengusaha idiot yang mau melakukan metoda periklanan seperti itu. Beriklan tapi tak perduli ada pembelian atau tidak? Itu sama saja membuang-buang uang.

Tunggu dulu. Bukankah kalau orang posting di Facebook akan banyak dilihat orang? Oleh teman-teman orang tersebut? Lama-lama toh ada juga yang membeli?

Betul. Tapi Anda si harus mengeluarkan uang terlalu banyak untuk menghasilkan 1 pembelian. Begini logikanya:

Posting di facebook itu tidak otomatis dilihat oleh semua teman facebook. Hanya orang yang akhir-akhir ini berinteraksi dengan Anda (memberi like atau comment dari posting Anda yang lalu) yang kemungkinan besar akan melihat posting Anda.

Bila selama ini posting Anda sama sekali tak menarik, tak ada yang memberi like atau comment, jangan harap ada yang melihat posting Anda selanjutnya. Kalaupun ada yang melihat posting Anda, hanya 1 dua orang yang akhirnya mengabaikan postingan Anda.

Apalagi bila Anda hanya punya beberapa teman di Facebook, makin sedikit pula yang melihat posting Anda.

Terlebih lagi: Facebook melarang akun personal untuk berbisnis. Jadi, makin sedikti saja posting iklan Anda dilihat orang. Mungkin menjadi tak ada. Bagaimana mungkin ada yang beli?

Rata-rata iklan di Facebook membutuhkan 1000 kali dilihat orang untuk terjadi satu pembelian. Itupun iklan tertarget. Bukan iklan tanpa target seperti postingan biasa di Facebook. baca disini: Statistik iklan facebook. Untuk postingan iklan tanpa pentargetan, bisa jadi butuh 10.000 kali dilihat orang untuk terjadi satu pembelian.

Kesimpulannya: Mustahil ada bisnis yang mau membayar Anda, atau membayar siapapun ‘orang biasa’ untuk posting iklan di Facebook.

Tapi share4pay memang ada yang pasang iklan? Jangan tertipu. Gampang saja share4pay membuat atau menyalin iklan dan mengaku itu iklan dari perusahaan yang membayar share4pay. Silahkan check perusahaan yang dimaksud, apakah benar memasang iklan di share4pay? Pasti tidak. Sebab sekali lagi, hanya pengusaha idiot yang mau membayar orang biasa untuk posting iklan di facebook.

Perusahaan yang sama sekali tak jelas

Dari logika bisnisnya saja sudah jelas sebetulnya bahwa share4pay adalah bisnis penipuan. Ditambah bahwa share4pay tidak ada data siapa pemilik perusahaan, dimana kantornya, izin usahanya. Tak ada.

Bagaimana periklanan di Facebook sebetulnya?

Seorang pengusaha hanya mau membayar iklan kalau ada kemungkinan orang mengklik lalu membeli. Mereka bisa:

Membayar pada seorang influencer, bukan sembarang orang yang punya akun facebook. Itupun si influencer harus punya page yang disukai ratusan ribu atau jutaan orang.

Membayar langsung pada Facebook. Mereka bisa membayar hanya kalau iklan diklik orang tertentu. Facebook memilih target orang-orang yang akan melihat iklan berdasarkan tempat tinggal, jenis kelamin, usia, kecenderungan kegiatan online dan lain sebagainya. Ini bertujuan supaya diantara orang yang melihat iklan, banyak yang mengklik dan di antara yang mengklik banyak yang beli.

Membayar Anda, seorang biasa-biasa saja, bukan influencer, siapa yang mau?

Darimana Share4pay membayar Anda

Penghasilan dari uang member baru

Kalau bisnisnya mustahil, darimana share4pay bisa membayar anggotanya? Dari uang anggota yang masuk belakangan. Anda masuk sekarang, uang Anda sebagian untuk membayar penghasilan Anda sendiri dan keuntungan member yang masuk duluan. Apakah Anda akan mendapat keuntungan? Bisa, kalau ada anggota baru.

Tak ada anggota baru, uang Anda lenyap

Bila setelah Anda jadi anggota tak ada lagi anggota baru, atau sedikit anggota baru, Anda tidak akan beroleh untung. Malah buntung. Uang Anda lenyap untuk membayar penghasilan member yang lama.

Skema bayar untung dari uang member baru itu disebut skema ponzi atau arisan berantai.

Skema seperti share4pay pasti bubar

Skema ponzi seperti share4pay pasti bubar. Kenapa? Karena skema seperti ini membutuhkan anggota baru dalam jumlah berlipat ganda dari sebelumnya. Lama-lama, bila semua orang sudah jadi anggota, tak ada lagi anggota baru, bubar.

Malah tak perlu menunggu semua orang jadi anggota. Hanya orang awam yang tak paham skema ponzi akan ikut bisnis abal-abal seperti share4pay. Saat orang awam sudah tak ada lagi, bubar.

Ikut Share4pay, dua kemungkinan: Jadi maling atau dimaling

Skema ponzi seperti share4pay pasti bubar. Saat bubar, bisa jadi anda sudah untung. Tapi keuntungan Anda berasal dari orang yang rugi. Berarti jadi maling yang memakan uang orang lain.

Atau bisa jadi saat bubar Anda belum mendapat apa-apa. Berarti Anda dirugikan oleh orang lain, orang yang jadi anggota lebih dahulu dari Anda. Karena kesanalah aliran uang Anda. Selain ke bandar penyelenggara, tentunya. Berarti anda dimaling.

Bisnis penipuan seperti Memiles, Klikshare dan Vtube

Bisnis seperti share4pay itu skema ponzi alias arisan berantai yang memakai kedok bisnis periklanan. Sama seperti Memiles yang sudah bubar, Klikshare yang juga sudah bubar, juga Vtube yang sebentar lagi bubar.

Para penipu mengambil keuntungan dari oper-operan uang antar anggota baru ke anggota lama. Mengapa sering pakai kedok bisnis periklanan? Karena kebanyakan orang tak paham bagaimana iklan online itu bekerja.

Awas, sudah masuk radar OJK

Akhir Agustus 2020, seorang pejabat OJK mengatakan bahwa OJK sedang memantau share4pay. Baca disini: OJK pantau share4pay

Besar kemungkinan bisnis ini akan masuk dalam daftar investasi ilegal satgas waspada investasi sebentar lagi. Apa yang selanjutnya terjadi? Orang akan makin tahu bahwa ini bisnis penipuan. Lalu makin sedikit orang bergabung. Dan seperti halnya skema ponzi lain, saat sudah sedikit orang yang bergabung, bisnispun bubar. Orang yang baru bergabung kehilangan uang.

73 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"