Paytren, Kebohongan Ustadz yang Terungkap

Di negeri enam dua ini nyaris tak ada pelaku skema piramida yang dijerat hukum. Sejauh yang saya tahu, sejak jaman kuda gigit besi sampai kuda main internet, hanya ada 1 kali orang dibui karena skema piramida: Gunarni Gunawan dalam kasus wandermind.

Undang-undangnya terlalu lemah. Tak heran kalau skema piramida paling kasar seperti Q-net pun lolos dari jeratan hukum. Tak heran kalau bisnis sesat seperti Eco Racing, Paytren, smart in pay, Fingo datang silih berganti, menjadikan orang Indonesia mangsa yang empuk.

Bertolak belakang dengan negara maju seperti Amerika. Skema Piramida yang halus seperti herbalife pun dibredel. Yang setengah kasar seperti Vemma pun diberangus. Dan asiknya, harta bandar dipreteli sampai nyaris habis. Seperti terlihat pada kasus Vemma.

Tak dihukum, tapi kredibilitas hancur

Meski lepas dari jeratan hukum, bandar moneygame skema piramida tak bisa lepas dari hancurnya kredibiltas karena: BERBOHONG. Bandar moneygame skema piramida pasti berbohong dan kebohongannya pasti akan terungkap pada akhirnya. Dalam kasus Paytren, kebohongan itu terungkap jelas pada masa Paytren sudah jenuh seperti sekarang.

Kenapa bandar moneygame skema piramida seperti Yusuf Mansur pasti berbohong? Karena produknya bernilai jauh dibawah harga. Kadang sebetulnya produknya 0 rupiah dijual ratusan ribu rupiah sampai jutaan rupiah. Itulah lisensi Paytren. Tak ada yang mau beli tanpa ada embel-embel berbagai kebohongan.

Kebohongan Yusuf Mansur

Aplikasi Paytren yang ‘disewakan’ Yusuf mansur itu ditempat lain gratis. Bagaimana supaya orang kepincut menyewa aplikasi gratisan sampai jutaan rupiah? Poles dengan kebohongan.

Kebohongan yang dikeluarkan Yusuf mansur pada umumnya adalah tentang sukses berjamaah dan berbagai hal tentang mudahnya mengumpulkan uang melalui aplikasi Paytren. Video ini adalah kebohongan Yusuf Mansur untuk membuat orang menyewa aplikasi gratisan.

Disitu Yusuf Mansur mengatakah:

  • “Nyari duit gampang bangat di Paytren”
  • “Siapa bilang bangun rumah susah? Siapa bilang punya mobil mahal? Kagak. Udah pakai Paytren dah, tenang. Cari tau tentang Paytren itu apa (tanya) ama yang bawa video ini, BENTAR JUGA PUNYA RUMAH, MOBIL. Insya Allah”.
  • “Kata siapa pergi haji umroh susah? Belum kenal Paytren dia, dengan izin Allah dengan kenal Paytren, PERGI HAJI SEJENGKAL, UMROH BISA BOLAK BALIK. Setahun ada 12, kalau kenal sama Paytren, umrohnya bisa 14 kali”.

Ini videonya:

Apakah semua kata-kata diatas bohong? Ya. Sebab pada faktanya orang bukan untung, malah buntung. Bukannya cari duit gampang, duit malah hilang. Bukannya dapat rumah, mobil, umroh, pergi haji, orang malah merugi. Berikut adalah tangkapan layar yang membuktikan Paytren itu tak berguna. Ada yang ikhlas, ada yang ingin menjual jutaan rupiah lisensi Paytren yang sebetulnya tak bisa dijual.

Nyari duit gampang? Duit malah hilang

Postingan dari member Paytren ini mewakili puluhan ribu member Paytren yang merugi.

Korban yang ikhlas seperti ini bukan cuma satu.

Ada banyak yang merasa rugi. Dan faktanya, Dugaan saya lebih dari 90% mitra Paytren merasa rugi. Tapi mereka diam. Tak merasa tertipu, tak merasa dibohongi. Paling jauh hanya ingin menjual lisensi Paytren.

Secara matematika pun terbukti Yusuf Mansur Bohong.

Membuktikan bohongnya Yusuf Mansur juga bisa melalui Matematika saja. Cukup pakai Excel.

Tabel berikut dengan asumsi mitra Paytren sudah 1 juta orang. Dianggap kondisi ideal dimana setiap member mandapakan maksimal 2 downline. Satu dikiri, satu dikanan. Juga dianggap jaringan membentuk jaringan binary sempurna. Reward Paytren dalam salah satu promosiny, jaringan dibawah ada 200, dapat handphone, 500 dapat tour, 3000 dapat motor, 6000 dapat umroh, 30.000 dapat Honda Brio, 100.000 dapat Pajero.

Jumlah mitra yang mendapat zonk (kotak merah)

Perhitungan itu akan menunjukkan bahwa

  • Hampir 90% mitra paytren hanya mendapat zonk. Mereka hanya mempunya satu dua mitra di bawahnya. Kebanyakan malah tidak ada mitra dibawahnya sama sekali. Modal untuk membeli aplikasi Paytren menguap sia-sia. Dan modal yang dikeluarkan bisa sampai jutaan rupiah.
  • Hanya 9% lebih sedikit mitra yang untung sekedarnya, sekedar balik modal, bukan untung yang bisa menghidupi keluarga dan bisa disebut ‘usaha’.
  • Hanya 0,5% member Paytren yang mendapat reward yang signifikan. Paling banyak cuma reward jalan-jalan.

Perhitungan di atas dengan asumsi bagus. prosentase yang mendapat zonk akan lebih besar kalau jaringan tak membentuk binary sempurna dan setiap member tidak merata dalam mendapatkan downline. Maka bisa dikatakan: hampir semua member mendapat zonk.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"