Fingo Indonesia di Hentikan OJK dan Tanggapan yang Lucu

Tanggal 3 Juli 2020, OJK bersama Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan Fingo Indonesia.

Lampiran siaaran pers OJK

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Dengan pengumuman resmi OJK, bisnis Fingo di Indonesia pasti akan berdampak besar. Orang makin enggan untuk ikut bisnis Fingo. Makin susah mencari orang yang mau menjadi Preferred Shopper.

Dampaknya bagi member yang sudah bergabung? Zonk. Skema piramida hanya mengandalkan adanya pertambahan member baru. Di Fingo, berarti mengandalkan adanya preferred shopper baru. Makin sedikit orang yang mau jadi pereferred shopper, member lama tak akan dapat untung. Sebab hanya dari situlah mereka bisa memperoleh keuntungan.

Masih mau bergabung dengan Fingo?

Sungguh kebodohan kalau masih terkena rayuan para Affiliate Trainer Fingo dan kawan-kawannya. Anda berbagung menjadi preferred shopper, Anda hanya akan dapat untung kalau Anda bisa mengajak orang menjadi preferred shopper. Dengan adanya pengumuman dari OJK, Anda akan sulit mencari orang gaptek yang tak pernah buka internet, yang tak tahu bahwa Fingo sudah dihentikan kegiatannya oleh OJK.

Ingan bahwa untuk mendapatkan uang di Fingo, Anda tidak cukup mengajak hanya satu dua orang. Sekitar 20 orang harus Anda ajak karena minimum penarikan uang sekiatar 3,5 juta rupiah! Hanya dapat satu dua orang? Kelaut.

Tanggapan dari Fingo

Pihak Fingo Group memberikan surat edaran beberapa jam setelah OJK memberi pengumuman Fingo dihentikan.

Surat edaran itu memang tidak langsung menyangkal OJK, tapi cuma mengatakan bahwa tidak ada yang namanya Fingo Indonesia.


Tanggapan dari Fingo Group

Lalu para member papan ataspun menambahkan penyangkalan seperti: Tanggapan khas member moneygame yang lucu:

  • Tak ada namanya Fingo Indonesia. OJK salah.
  • Fingo memang sedang urus izin. Jadi kalaupun dianggap ilegal ya wajar.
  • Fingo bukan investasi, jadi bukan urusan OJK

Itu sebetulnya cuma upaya para member Fingo untuk berkelit saja. Supaya orang tak terpengaruh dengan OJK dan mereka tetap dapat merekrut member baru.

Fingo Indonesia itu tak ada?

Apakah Fingo Indonesia ada? Ada. Sebagai perusahaan memang tidak ada. Tapi sebagai suatu obyek ada. Itu makanya di pengumuman OJK disebut sebagai entitas, bukan perusahaan. Fingo Indonesia adalah bisnis abal-abal dengan nama Fingo, beroperasi di Indonesa dengan mengajk orang Indonesia jadi member.

Masa OJK harus menyebut X? Malah tak jelas nanti. Atau menyebut Fingo saja? Ya nanti tertukar dengan Fingo Malaysia atau Thailand. Jadi disebutlah Fingo Indonesia.

Fingo lagi urus izin, jadi wajar dianggap ilegal?

Yang membuat daftar entitas yang dihentikan itu sebetulnya bukan OJK sendiri, tapi OJK bersama kementerian perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan beberapa lembaga lain yang tergabung dalam satgas waspada investasi.

Perizinan Fingo (kalau benar sedang urus izin) itu harus ke Kementerian perdagangan dan Kominfo. Kalau progres mereka jelas dalam mengurus izin, Kementerian perdagangan dan Kominfo mestinya tak akan menyetujui Fingo dimasukkan sebagai entitas yang dihentikan.

Fingo bukan investasi, jadi bukan urusan OJK?

Sekali lagi, yang membuat pengumuman itu sebetulnya adalah Satgas Waspada Investasi. OJK hanya mengumumkan. Didalam Satgas Waspada Investasi itu ada kementerian Perdagangan yang mengurusi bisnis Fingo.

Tanggapan pemain moneygame itu biasa

Sebagaimana biasanya bisnis penipuan yang dihentikan OJK, mereka menggunakan segala cara agar orang lebih mempercayai mereka ketimbang lembaga resmi pemerintah.

Tapi sebagaimana biasanya juga, itu tak dapat menghindari memudarnya bisnis mereka. Lihat saja HIPO, Give4Dream. Atau contoh lebih lama Pandawa. Mereka dihentikan OJK, diumumkan sebagai investasi ilegal. Mereka berkelit dan mencari sejuta kata. Tetap pada akhirnya: bubar. Ada yang bubarnya ramai, ada yang senyap.

Silahkan baca juga:

Masih mau ikut?

8 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"