Episoda Terakhir Lawakan 4 Serangkai Penipu

Menggelikan. Bikin wincash, give4dream, bubar. Lalu bikin AI Profit, lalu bikin Crypto Miracle. Buat orang yang paham, mereka cuma melawak. Anehnya lawakan itu dianggap betulan olah sebagian orang lain.

Itulah yang dilakukan Erwin Noviantara, Andreas Yosep Kristianto, Nomo Ariawan dan Faqih. Empat dedengkot yang menipu masyarakat melalui Give4Dream.

Dari awal mula, Wincash Coin itu sangat jelas sebagai scam coin alias coin crypto penipuan alias cryptocurrency abal-abal. Bahasbisnis.com sudah dari awal meyakini hal tersebut, lengkap dengan ramalan tentang aplikasi yang hilang dan harga yang hancur.

Silahkan baca disini: Give4dream penipuan cryptocurrency abal-abal

Baca juga: Cara bubarnya Give4dream perkiraan bahasbisnis.com

Apakah itu diedit setelah kejadian supaya kelihatan akurat? Tidak. Silahkan Cari di web.archive.org, cari artikel tersebut pada tanggal sebelum kejadian.

Episode 1: Komunitas PH-GH

Yang paling lucu saat pertama mereview wincash coin adadalah komunitas PH-GH Give4dream. ‘Komunitas PH-GH’ itu bisa dibilang sebagai sinonim komunitas arisan berantai alias skema ponzi.

Lucu karena Erwin Noviantara dkk. bilang bahwa give4dream tak akan hancur karena didukung wincash coin dan wincash coin itu dibuat oleh orang yang sama dengan pendiri give4dream.

Sebodoh-bodonya penipu crytptocurrency di luar negeri, mereka tak akan mengakui bahwa cryptocurrency yang mereka buat berdiri diatas skema ponzi. Baca saja cerita tentang Onecoin, bitconnect atau sederet scam coin lain. Kenapa? Karena kalau orang tau disitu ada skema ponzi atau sistem PH GH, tak akan ada orang yang mau ikut.

Tapi Erwin Noviantara dan kawan-kawan malah bilang terus terang. Hei, wincash coin itu kuat karena skema ponzi. Lucu? Sangat.

Yang lebih lucu dari yang sangat lucu itu adalah: Banyak orang yang percaya. Lucu sekaligus menyedihkan karena itu tanda bahwa orang Indonesia masih begitu lugunya. Dan itu bisa dimanfaatkan dengan sangat baik Erwin Noviantara dan kawan-kawan.

Lawakannya lengkap dengan segala pernak-perniknya. Empat sekawan dan antek-anteknya memainkan sandiwara seolah-olah orang yang ahli dalam teknologi blockchain.

Berbagai kata-kata yang terdengar sophisticated mereka hamburkan. SHA 256, POW, POS, Master nodes, dan seterusnya.

Apakah mereka memang ahlinya bisnis blockchain? Sama sekali bukan. Mereka cuma kawanan penipu jebolan Dream4Freedom dan sederat skema penipuan lainnya. Erwin Noviatara, selain mantan jebolan dream4dream juga adalah seorang mantan pebisnis ‘bank keliling’ alias rentenir.

Episode 2: AI Profit

Seperti perkiraan bahasbisnis.com, give4dream pun hancur. Dan merekapun membuat penipuan baru: AI Profit.

Give4dream hancur sebagaimana logisnya skema ponzi. Tak ada member baru, member lama tak bisa PH. Sederhana saja. Seperti 1+1=2.

Dan kawanan penipu itu membuat move yang sangat menggelikan. Direct backup. Oooh ternyata tak mati. Bandar bisa direct backup. Semua orang bisa PH. Eit. Nanti dulu.

Orang dikirimi wincash coin, lalu dipaksa masuk AI profit. Di AI Profit, wincash coin tak bisa dicairkan. Oalah. Sama saja dengan mengirimi orang dengan uang monopoli.

Apa itu AI Profit? Katanya bisnis penambangan Wincash Coin. Lho uang monopoli kok ditambang?

AI Profit cuma cara Erwin Noviantara dan kawan-kawan untuk berkelit dari pembayaran PH dan menghindari grudukan member. Tujuan sampingan: Masih ada orang yang percaya dan setor uang.

Episode 3: Cryptomiracle

Yang tak diduga oleh bahasbisnis.com adalah munculnya skema penipuan lain. Namanya crytomiracle. Cryptomiracle kembali ke sistem GH PH seperti Give4dream.

Skema Ponzi itu tetap menggunakan uang monopoli Wincash Coin.

Antek penipu memasarkan cryptomiracle

Masih lucu. Kawanan penipu itu masih maminkan sandiwara sebagai ahlinya cryptocurrency.

Lucunya nambah. ketika Crex24 mendepak Wincash Coin dari daftar coin yang mereka perdagangkan. Bayakngkan. Bahkan oleh crypto exchange yang tak bonafid pun mereka di depak dengan cara yang tak terhormat.

Episoda terakhir

Akhir cerita dari sebuah skema ponzi adalah ditangkapnya para penipu. Itulah yang terjadi dengan Mr. Ponzi, Bernie Madoff, Bos First Travel, Abu Tour, Solusi Balad Lumampah, Dream4Freedom dan sederet kasus lainnya.

Selama mereka belum tertangkap, mereka bisa berkelit sana sini untuk meredam kemarahan member.

Begiu juga para penipu di Give4dream. Mereka berharap member akan lupa, ikhlas atau bisa dibohongi dengan kejatuhan harga Wincash Coin dengan dalih mekanisma supply and demand.

Tapi orang awam itu bukan orang bodoh. Mereka awam karena tidak tahu. Begitu mereka belajar dan tahu, kemarahanpun mulai muncul.

Untuk para member yang tertipu, uang hilang, hutang menumpuk gara-gara lawakan kawanan penipu ini, laporan Anda ditunggu pihak kepolisian. Jangan biarkan mereka leluasa menipu. Bisa jadi teman dan sanak saudara kalian akan jadi korban berikutnya.

Harus Anda sadari bahwa skema ponzi yang sudah mati tak mungkin bangkit kembali. Wincash coin dibangun dari skema ponzi. Maka tak mungkin alias mustahil harganya bisa kembali naik senilai saat Anda membeli dari Erwin Noviantara dan kawan-kawan. Sudah saatnya Anda melapor.

Menurut sumber bahasbisnis.com, sudah ada paling tidak 2 kali sekumpulan member menggeruduk markas Give4Dream. Juga, sudah ada orang yang melaporkan antek-antek Give4Dream.

Biarlah mereka melawak dalam penjara saja. Sebab makin kesini sudah makin tak lucu.

18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"