Korban Memiles: Begini supaya uang Anda kembali

Mungkin Anda juga menyukai

8 Respon

  1. Magic kuki berkata:

    Fix pada masuk penjara gan. Dari awal saya bukan mau meninggikan memiles, iya emang saya coba2 lucu ngetes tapi saya mau korek info. Nih saya bantu,

    (Dari seseorang yang kepo main ke polda jatim)

    Salam Sehat buat kita semua korban MeMiles…

    1. Berdasarkan pengembangan penyidikan yang dilakukan pihak Polda Jatim, dalam rangka menyelamatkan aset milik member, bahwa telah disita rek BCA PT.KAM&KAM senilai 120M
    (dalam pembukuan 750M) kenyataannya cuma tersisa 1/7 nya saja.
    Berikut rekening keluarga Suhanda & Sanjay ditambah rekening milik Eva (selanjutnya rek milik master lainnya… saat ini masih dapam pengumpulan data, mohon info siapa master2 yang berperan di Memiles..)

    2. Berdasarkan pengecekan di Google, sama sekali tidak ada kerjasama MeMiles mewakili PT.KAM&KAM dengan Pihak GOOGLE.
    Dipastikan TIDAK ADA SAMA SEKALI pembayaran dari iklan2 yang di “klik” member.

    3. Keterangan Suhanda dan Sanjay, MEMANG BENAR MEREKA HANYA MEMANFAATKAN PARA MEMBER untuk menghimpun dana ke PT.KAM&KAM dengan menggunakan MeMiles sebagai alatnya.
    Artinya mereka mempergunakan dana member yang mereka putar2 untuk membayar gaji karyawan, MEMBAYAR BONUS/KOMISI PARA MASTER, LEADER, PARA AHM MAUPUN HM HINGGA CUSTOMER..

    Hal tambahan..
    setelah rilis oleh Kapolda (waktu masih tentative) akan dibuatkan posko pengaduan di Polda Jatim khusus para member korban MeMiles.

    Catatan..
    Untuk biaya Lawyer kurang lebih….M (luar biasa saya tidak perlu sebutkan, ini pun diminta Sanjay dan Suhanda diambil dari rek PT.KAM&KAM)

    *Solusi kembali uang top up para member..*
    Sesuai arahan Dirkrimsus, agar dibuatkan panitia tersendiri atau wadah para member yang dapat dipercaya dan memiliki akses data member untuk melakukan pengurusan pengembalian dana top up member.. (mulai skrg agar dipersiapkan, agar saat kasus ini maju ke pengadilan para korban MeMiles sudah memiliki data kerugian para korban MeMiles).
    Untuk itu para member agar mempersiapkan kelengkapan2 dokumen top up yang pernah dilakukan ke PT.KAM&KAM.

    Demikian sekilas info yang dapat dinformasikan kepada seluruh member berdasarkan koordinasi langsung saya dengan beliau Dirkrimsus.
    Terima kasih.

  2. Brahm Anuga berkata:

    Thanks infonya

  3. fanta ky berkata:

    kok sy baca sperti provokator y…

  4. Great berkata:

    Mau share pengalaman nih.
    Teman kantor saya ada yg ikut, dia bilang memiles bisa menjanjikan reward yg gak masuk akal dgn top up yg sebegitu kecil dan hanya perlu memasang iklan. Pas mendengarnya saya sdh curiga kalau ada yg gak beres sama nih aplikasi, ditambah lagi memiles tidak mempunyai website resmi untuk sebuah perusahaan pengiklanan online yg legal “katanya”. Saya menunggu bukti reward dr teman kantor saya, dan katanya dia sdh dpt reward berupa motor sport 250cc dan berniat menjualnya. Dr situ saya mulai kepancing dan mencoba top up untuk reward HP harga 5jtan dan teman kantor saya jd upline saya. Disini masalahnya mulai muncul, saya buka aplikasinya sering error cuma layar putih doang terus lama2 kok gak bisa dibuka lagi. Pas saya cek di playstore aplikasi memiles kok menghilang???? Saya coba search di google dan ternyata memang perusahaan ilegal dan playstore jg sdh menghapus aplikasi tersebut. Jujur saja saya marah dan ingin menagih uang top up saya ke teman kantor saya, tp gak enak hati jg gara2 sdh tahu sifatnya. Bangsat emang nih aplikasi

  5. Ensi berkata:

    Dari awal bisnis ini sudah bisa diprediksi sebetulx …Pertama, “tidak ada” pemain besar/spekulan yg bermain disini(pdhl untungx sangat besar) karena kalo mrk ikut, promo tidak akan lama habis, rakyat kecil ga akan kebagian top up, pertanyaan nya kenapa?.
    Kedua, perusahaan “baru berdiri” menawarkan keuntungan yang fantastis …
    Tambahan, tidak ada di App Store yg secara verifikasi untuk aplikasi “lebih aman” bagi penggunax (otomatis pengguna ios tidak bisa pasang aplikasi ini dan jadi “aman”) …
    Mungkin berangkat dari pengetahuan dan pengalaman serta perhitungan maka penulis “yakin” bahwa ini bisnis yang sangat tidak realistis.
    Sementara member mungkin berdasarkan ajakan dengan promo yang wah ato iklan yang sangat menggiurkan dengan menyertakan nama google sehingga “yakin” akan terealisasi sehingga lupa resikox.
    Dua keyakinan yang berbeda salah satunya akan terbukti .. menunggu hasil pihak yang berwenang …
    Info saja saldo cash penyelenggara sudah jauh di bawah omset (mungkin timbul bbrpa persepsi juga) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *