Emoney Paytren, kerugian mitra dan penggantian



Kerugian bagi Mitra

Izin emoney bagi Paytren akhirnya keluar. Simbol skema piramida di Indonesia mendapat izin untuk mengelola dana masyarakat sebagai alat pembayaran transaksi online. Dan aplikasi emoney itu bisa didapatkan dengan gratis. Tanpa biaya. Ini sama dengan aplikasi sejenis seperti Bebas Bayar, Pulsagram, ataupun Bukalapak dan Tokopedia. Apa dampaknya bagi mitra? Menguntungkan, ataukah merugikan?

Bila Paytren benar-benar bernisnis jasa pembayaran online, adanya emoney pasti menguntungkan para mitranya. Mereka dapat melakukan top-up dengan mudah dan mempunyai batas deposit yang lebih besar ketimbang sebelumnya. Ini membantu para mitra untuk berjualan pulsa hanphone, tiket ataupun pembayaran online seperti listrik dan air. Tapi apakah begitu? Bisa jadi tidak. Mengapa?

Karena orang-orang yang bergabung menjadi mitra selalu mendapat penjelasan bahwa ada bonus bila membantu Paytren menjual aplikasi kepada orang lain. Dengan kata lain, mengajak orang menjadi mitra Paytren. Bonusnya lumayan. Rp. 75.000 untuk setiap kali mendapatkan mitra baru, ditambah bonus pasangan 25.000 bila berhasil mengajak dua orang sekaligus atau adanya pertambahan mitra di jaringan kiri dan kanan masing-masing satu mitra. Dengan digratiskannya aplikasi serupa, mitra tak bisa lagi berharap mendapat berbagai bonus tersebut.



Hei, komisi penjualan aplikasi tetap ada. Ada aplikasi lain yang tetap bisa di MLM-kan.

Ya. Ada aplikasi lain. Ini kemungkinan terbesar supaya Paytren tidak digugat oleh para mitranya untuk mengembalikan uang Rp. 350.000. Aplikasi itu adalah aplikasi gado-gado yang bisa berfungsi seperti whatsapp dan juga pintu masuk untuk menjual video-video ‘tausiah’ Yusuf Mansur. Kemungkina besar mitra yang terlanjur membayar Rp. 350.000 rupiah akan mendapatkan aplikasi tersebut sebagai pengganti aplikasi Paytren sebelumnya. Dan juga, para mitra akan tetap bisa mendapatkan komisi dari penjualan aplikasi pengganti tersebut. Apakah bisa mitra bersedia? Sebagian mitra mungkin bersedia. Sebagian mungkin tidak. Dan untuk yang tidak bersedia, tentu ada peluang untuk meminta ganti rugi.

Karena produk dan skema MLM itu jadi satu kesatuan. Merubah produk tentu akan berdampak pada tingkat keberhasilan mitra menjual produk. Peluang lakunya beda dan target pasarnya juga beda. Mau? silahkan. Tidak mau? minta pengembalian uang.

Gratisnya aplikasi emoney Paytren itu sebetulnya hanya membuktikan bahwa apa yang diduga banyak orang selama ini adalah benar: Paytren menjual aplikasi yang sebetulnya gratis dan memperdaya para calon mitra dengan mengatakan bahwa aplikasi mereka layak untuk dibeli seharga Rp. 350.000.

Baca juga: Mengapa BI tak pantas memberi Paytren izin emoney



Semua iklan dalam situs ini dimunculkan oleh google, tergantung apa yang pernah Anda cari di Google atau kata yang terkandung di artikel. Iklan kadang bertentangan dengan isi artikel, menampilkan apa yang dikritik dalam artikel, diluar keinginan pengelola situs.

Leave a Reply