Herbalife dan bertaruh menjadi nol



Ada film yang menarik. Judulnya Betting on zero, bertaruh menjadi nol. Ini sebuah film dokumenter yang memaparkan kontroversi Herbalife. Apakah Herbalife MLM yang bersih? Apakah skema piramida? Apakah membuat orang kaya? Apakah menipu? Film itu mewakili perdebatan yang selalu ada kalau membahas sebuah MLM.

Dikisahkan seorang Bill Ackman, pialang saham yang cukup sukses, mencoba meyakinkan orang bahwa Herbalife itu skema piramida dan harga saham Herbalife akan anjlok sampai 0 dollar. Orang tidak akan sukses di Herbalife dengan menjual produk. Orang hanya sukses di Herbalife kalau merekrut orang lain yang juga akan mengalami hal yang sama: sulit menjual produk dan hanya bisa mendapat penghasilan kalau merekrut orang lain.

bill ackman anti herbalife

Bill Ackman, pialang saham, aktifis dan filantropis



Walaupun topik utama film tentang pertaruhan Bill Ackman, film ini banyak memuat kisah yang menarik.

Kesaksian para korban Herbalife

Ada beberapa kisah nyata dalam film itu yang mendukung tuduhan Ackman. Ada Julio, seorang kontraktor setengah baya yang menjual bisnisnya dan memulai bisnis Herbalife karena ajakan iming-iming peluang besar bisnis di situ. Dia mempertaruhkan ratusan juta rupiah untuk bisnis di Herbalife. Membuka toko, membeli produk-produk Herbalife untuk dijual dan mengeluarkan biaya-biaya lain yang tak sedikit. Beberapa bulan berlalu dan akhirnya dia menyadari bahwa produk Herbalife sulit untuk dijual. Upline yang mengajaknya mengatakan: Rekrut orang, dari situlah kamu akan mendapat keuntungan, keuntungan dari pembelian orang yang kamu rekrut. Julio bukannya menurut saran Upline, dia malah menyadari bahwa itulah tujuan upline-nya mengajaknya berbisnis Herbalife. Hanya agar si-upline mendapat komisi dari pembelian Julio. Dan haruskah dia malakukan hal yang sama yang dilakukan upline-nye? Tidak. Hati nurani Julio mengatakan tidak untuk mengajak orang berbisnis yang dia sendiri tidak berhasil.

Julio Koban Herbalife

Julio Ullola, korban Herbalife

Julio akhirnya menutup sama sekali tokonya. Dia bergabung bersama para aktifis penentang Herbalife.

Ada juga Zac Kirby, yang sama dengan Julio, setelah tahu bahwa produk Herbalife sulit dijual ke pelanggan akhir, memutuskan untuk berhenti. Zac Kirby juga tidak menjual bisnisnya kepada orang lain. Dia mengatakan: Kalau kamu menjual bisnis kepada orang lain, sementara kamu tahu bahwa bisnis itu akan gagal, itu penipuan.

Zack Kirbi: Menjual bisnis yang kamu tahu akan gagal adalah penipuan

Disamping kesaksian Julio, Zack dan beberapa korban Herbalife lainnya, Film ini juga menampilkan cuplikan berbagai promosi Herbalife yang tentu, seperti kebanyakan MLM yang lain, bombastis dengan kata-kata membangun motivasi dan setting suasana yang glamor dan penuh kemegahan.

Aktifis anti Herbalife

Film ini juga menyelipkan perjuangan seorang Julie Contreras. Seorang Amerika keturunan Meksiko yang merasa Herbalife merusak kehidupan banyak orang di lingkungannya. Julie melakukan demonstrasi saat ada pertemuan Herbalife, mengumpulkan korban dan mencoba menuntut Herbalife untuk memberi ganti rugi kepada korban.

Dalam perjuangannya Julie didukung oleh pengacara yang baik hati, Douglas Brooks, yang merasa melakukan sesuatu yang berarti dengan membantu para korban.

anti skema piramida

Julie Contreras, aktifis anti skema piramida memimpin demonstrasi.

Kegagalan anti Herbalife

Baik Bill Ackman maupun Julie bersama pengacaranya tidak bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Pertaruhan Bill Ackman bahwa harga saham Herbalife menjadi 0 dollar gagal. Upayanya untuk memasukkan nilai moral dalam perdagangan saham tidak berhasil. Orang tak perduli bahwa Herbalife melakukan skema piramida atau tidak. Yang orang lihat adalah perusahaan itu menghasilkan keuntungan dan sahamnya pantas dibeli.

Julie dan pengacaranya juga gagal memperolah ganti rugi yang layak. Pengadilan memutuskan ganti rugi yang sangat sedikit, yang bila dibagi kepada semua korban Herbalife, setiap korban hanya mendapat 10 Dollar.

Korban herbalife dan pengacara

Mr. Brooks mendapat pelukan terimakasih walaupun gagal memperjuangkan tuntutan para korban.

Sedikit berita menggembirakan

Beberapa lama kemudian, 15 Juli 2016, Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat memberi keputusan bahwa Herbalife praktek bisnis yang tidak adil, palsu dan menipu. Untuk itu Herbalife didenda 200 juta dollar yang dananya dikembalikan kepada para korban Herbalife. Walaupun keputusan ini tidak mengatakan bahwa Herbalife adalah skema piramida, paling tidak ini memberi gambaran bahwa memang ada yang salah di Herbalife: Iming-iming palsu tentang sukses.

Apakah lalu harga saham Herbalife turun? Malah sebaliknya. Orang tetap tak perduli bagaimana bisnis dilakukan. Orang hanya perduli bahwa bisnis itu menghasilkan keuntungan.

Perjuangan itu pantas dihargai

Terlepas dari apakah Herbalife skema piramida atau bukan, film ini membawa pesan tentang orang-orang yang  rela mengorbankan waktu dan uang untuk kepentingan orang lain. Ada Bill Ackman, Julie Contreras, ada Douglas Brooks. Mereka menggugat perusahaan kuat yang skema piramidanya ‘samar-samar’.

Film ini juga membawa pesan moral: Jangan malu karena terlanjur menjadi korban. Yang memalukan adalah menjadi korban lalu menarik orang lain untuk menjadi korban.



Semua iklan dalam situs ini dimunculkan oleh google, tergantung apa yang pernah Anda cari di Google atau kata yang terkandung di artikel. Iklan kadang bertentangan dengan isi artikel, menampilkan apa yang dikritik dalam artikel, diluar keinginan pengelola situs.

Leave a Reply