5 Penipuan Yusuf Mansur selepas dipenjara

Di masa lalunya, Yusuf Mansur pernah dipenjara karena kasus hutang piutang. Bukan cuma sekali, tapi 2 kali. Tahun 1996 dan 1998.

Hebatnya, dalam beberapa tahun kemudian dia bisa menjadi da’i kondang, dan diberi gelar Ustadz, paling tidak oleh sebagian orang. Hebatnya juga, dia juga berhasil membangun bisnis besar. Yang paling menyolok adalah bisnis paytren.

Tapi sayang, ada satu yang tak berubah dari Yusuf Mansur: Suka nyerempet hukum kalau masalah uang. Kenapa begitu?

VSI Yusuf Mansur

VSI didirikian oleh Yusuf mansur tahun 2013. Bisnis ini pada prinsipnya adalah jualan pulsa, pembelian token secara online. Jadi produk akhirnya adalah pulsa dan token dan jasa pembayaran online. Bisnis ini menggunakan sistem MLM. Semuanya sah-sah saja.

Produk akhirnya, MLM nya gak ada yang larang. Yang terlarang adalah money gamenya, karena memberikan bonus kepada upline yang berhasil merekrut downline baru. Money game berbahaya karena di ujung cerita, jumlah orang yang rugi jauh lebih banyak dari yang untung.

Pada awal berdiri VSI sudah banyak mendapat sorotan. Kompas bahkan sudah terang-terangan menyebutnya sebagai money game: VSI Money game.

Sedekah ngarep Yusuf Mansur

Siapa yang kenal Yusuf Mansur, pasti pernah mendengar ajaran sedekah Yusuf Mansur. Tentu bagus. Sayangnya, Yusuf Mansur sering mengaitkan sedekah dengan harapan dapat imbalan di dunia. Gak susah cari ceramah Yusuf Mansur tentang bersedekah dapat imbalan. Cari di youtube, ceramah sedekah berhadiah Yusuf Mansur bertebaran. Ini salah salah satunya: ceramah sedekah Yusuf Mansur. 

Tentang sedekah ala Yusuf Mansur, Kiai Thian Ali mengatakan: Mendiamkan Yusuf Mansur sama saja mendiamkan umat dalam ketidakmengertian.

Patungan Usaha Yusuf Mansur

Yusuf Mansur orang yang gigih dalam bisnis. Ditahun yang sama dengan pendirian VSI, Yusuf Mansur jug jadi berita heboh terkati patungan usaha. Orang diajak untuk berinvestasi tanpa payung hukum yang jelas untuk membangun hotel. Kasus ini sampai mengundang OJK untuk memberi teguran (sayangnya cuma teguran). Wakil ketua komisi IX DPR RI waktu itu, Harry Azar (sekarang ketua BPK), bahkan mendesak pihak berwenang untuk menangkap Yusuf Mansur karena melanggar UU perbankan: Tangkap Yusuf Mansur.

Paytren

Paytren cuma nama baru dari VSI dan masih tetap sama: praktek money game. Sama dengan VSI, tetap kasih bonus buat upline yang berhasil merekrut downline baru. Tetap skema piramida, tetap akan merugikan orang di ujung cerita nantinya, pada waktu orang udah sulit mendapatkan downline baru. Tak ada bedanya paytren dengan VSI yang dibilang ilegal oleh Kompas. Yang beda hanya pendaftaran lebih mahal dan bonus rekrutmennya lebih besar, dan keanggotaan paytren di APLI, sebuah asosiasi yang tidak dapat dipercaya untuk menghindari terjadinya money game.

Dan sekarang terbukti sudah. Paytren menjelang bubar. Terbuktilah bahwa ada banyak orang yang rugi. Meski yang rugi tak sadara telah terjebak dalam moneygame Yusuf Mansur.

Trenitnet?

Apakah Yusuf Mansur akan mendirikan lagi bisnis abal-abal yang menggunakan nama tenarnya? yang memanfaatkan gelar Ustadznya? Bisa saja. Tapi bisa juga dia berakhir di tempat yang sama seperti dulu: Bui. Wandermind, bisnis yang serupa dengan paytren sudah dibredel. Pimpinannya sudah dibui. Logis kalau kita berharap perlakuan yang sama buat paytren dan pimpinannya. Supaya ummat, seperti kata KH Athian Ali, lepas dari ketidakmengertian.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

data-matched-content-ui-type="image_sidebyside"